Inilah Kriteria Iklan Online Yang Tidak Disukai Para Pelanggan Potensial

Saat Anda memasang iklan online, tentu saja Anda ingin memastikan bahwa iklan tersebut mampu menarik web traffic dalam jumlah tinggi ke website Anda. Selain itu, Anda pasti juga ingin iklan Anda tidak bersifat intrusif, namun iklan itu tetap efektif dalam menarik perhatian para pelanggan potensial. Oleh karena itu, wajar saja jika Anda hanya ingin menyewa jasa online advertising dan jasa adwords jakarta terpercaya yang bisa membuat iklan terbaik untuk mendukung promosi bisnis online Anda. Namun, pada saat yang bersamaan, Anda juga harus bisa memahami kriteria iklan online yang tidak disukai oleh para pelanggan potensial. Dengan begitu, Anda bisa menghindari pembuatan iklan-iklan semacam itu saat Anda mempromosikan bisnis Anda.

Pertama, Anda harus paham bahwa kebohongan akan selalu dibenci oleh masyarakat, baik di dunia nyata maupun di internet. Oleh karena itu, Anda harus paham bahwa iklan online yang mengandung kebohongan, tentu saja akan dibenci oleh banyak pelanggan potensial, apalagi jika tingkat kebohongannya terlalu jauh dari kenyataan yang ada tentang produk atau jasa Anda. Oleh karena itu, pastikanlah iklan Anda jujur tentang produk atau jasa yang Anda jual, namun iklan tersebut tetap mampu membuat merek dagang Anda lebih menarik dibanding milik pesaing Anda.

Selain itu, iklan pop-up yang mengganggu juga dibenci oleh para pelanggan potensial. Wajar saja jika Anda menyukai pop-up karena tipe iklan ini dapat mengejutkan pelanggan, sehingga iklan Anda dapat mendapat perhatian pelanggan sepenuhnya. Namun, pada saat yang bersamaan, iklan pop-up Anda tidak boleh menyusahkan pelanggan. Kriteria iklan pop-up yang buruk adalah: menghalangi konten website, sulit ditutup, dan tombol tutup dengan logo “X” malah membawa pelanggan secara paksa ke website Anda ketimbang menutup iklan tersebut. Hal ini malah membuat orang kesal ketimbang tertarik kepada merek dagang Anda.

Yang terakhir, Anda juga harus paham bahwa pemilihan iklan yang tidak tepat dengan target pemasaran Anda juga buruk. Contohnya, jika Anda menjual produk atau jasa dengan target kalangan menengah ke bawah, maka iklan GIF atau auto-play video dapat mengganggu kenyamanan mereka di internet. Hal ini karena biasanya pelanggan dari kalangan ini memiliki perangkat mobile atau PC dan kecepatan internet yang ala kadarnya, sehingga jenis iklan yang berat dapat memperlambat proses loading saat mereka mengunjungi suatu website. Iklan semacam ini akan membuat mereka merasa terganggu. Namun, iklan seperti ini bisa digunakan jika target pemasaran Anda adalah orang-orang kaya dengan perangkat dan kecepatan internet yang bagus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *